Senin, 15 Agustus 2016

Bye Bye ART ku....

Setelah 2, 5 tahun bekerja di rumah saya mulai dari saya masih menjadi pengantin baru sampai brojol dan mempunyai Elmira, akhirnya si Ibu ART yaitu Ibu Atin keluar alias Resign. Alasanya karena mau menjaga cucunya di daerah Parung Panjang, yang kemudian selidik punya selidik kata Mba Rani (Mbaknya anak saya), kalau si Ibu ART sudah bekerja di tempat lain di daerah dekat rumah saya. Makjleb...

Sebenernya saya kurang apa? Entahlah, mungkin karena gajinya yang naik kurang (yakali mau dinaikin gede), bisa bangkrut saya kalau dengan kenaikan segitu setiap tahun. Akhirnya saya ikhlas kalau si Ibu ART resign. Sampai hari ini, saya masih berjubaku dan bekerjasama dengan Mba Rani dalam pekerjaan RT. Mulai bangun pagi, mba rani masak untuk Elmira, saya nyapu dan ngepel, kemudian berangkat ke kantor. Pulang kantor, langsung berjibaku di dapur, dan dalam waktu 1 jam makanan harus sudah siap di meja. Sesekali setelah beres memasak, saya menyetrika ( this is the hardest part coz i am not that into this job.. lol ). Selain itu disela-sela pekerjaan kantor, saya mulai mencari referensi di forum-forum terkait manajemen dapur, seperti membuat bumbu tahan lama, membuat masakan yang dibekukan dan lain-lain. Anggap saja saya sedang tinggal di luar negri yang waktunya terbatas kayak mahasiswa S2 yang sedang dibanjiri oleh makalah-makalah perkuliahan dan harus makan tapi tidak bisa makan di luar dengan tujuan menghemat. Di sisi lain, mungkin saya bisa menggunakan jasa Catering dengan catatan sesekali. 

Demikian curhatan saya dan terima kasih :)

Kamis, 03 Maret 2016

Resolusi Manajemen Rumah 2016

         Pic taken from: Click here


Hello... I am back..

Masih di awal maret, masih semangat melakukan resolusi di 2016.. tahun ini lebih fokus ke manajemen rumah tangga (Houshold Management). Apa saja itu:

   
                                                       
  1. Manajemen Keuangan meliputi:
    • Investasi Dana Pendidikan Anak, untuk tabungan pendidikan anak saya melakukan diversifikasi investasi, setelah anak pertama lahir saya dan suami langsung mendedikasikan sebagian uang penghasilan kita untuk dana pendidikan si kecil (Elmira 15 m), setelah setahum, dana tersebut baru dinvestasikan ke beberapa instrumen investasi, dan ditahun ke dua ini kami masih rutin menabung buat sikecil.
    • Tabungan Dana Darurat: untuk tabungan ini biasanya g terlalu besar, idealnya sih sekitar 3x gaji bulanan kita. Ya seadanya aja palingan kalo ada apa-apa larinya ke pegadaian hahaha
    • Asuransi Jiwa: Bayarnya setiap tahun, saya ambil Asuransi Jiwa yang Whole Life untuk 10 tahun periode pembayaran
    • Tabungan Pensiun: Sebenernya sih tabungan pensiun sudah masuk dalam potongan gaji dikantor, cuma kalau ada rejeki lebih dimasukkan saja ke Reksa Dana.
    • Tabungan Pribadi: Berhubung saya bekerja, saya tetep memisahkan sebagian gaji saya untuk tabungan pribadi saya.
    • Manajemen Hiburan: Makan diluar, jalan-jalan, kongkow-kongkow dengan teman. Sebenernya ini merupakan Takdir haha saya menyebut takdir karena sebagai kaum urban yang suka jalan-jalan, susah banget mengelakkan kegiatan ini. Apalagi saya seneng banget mencoba hal-hal baru. Tahun ini sih pengen fokus ke tempat-tempat yang bisa dikunjungi dan dinikmati si kecil.
  2. Manajemen dalam Rumah
    • Dekorasi rumah: Mau merombak kamar tamu di kamar depan, buat ruang main si kecil juga, ceritanya mau buat kamar ala Montessori.
    • Dekorasi Taman: Tahun ini rencananya mau mulai mengembangkan tanaman rempah-rempah yang bisa dijadikan bumbu dapur (Sereh, Lengkuas, Daun Salam, Jeruk purut)
    • Manajemen Logistik Makanan: Pakai metode FiFo (First In First Out), belanja tiap 2 minggu sekali, buat daftar menu masakan mingguan (susah-susah gampang), dan meminimalisir sayuran busuk di kulkas.
Kalau mau dirinci sebenernya banyak sekali, cuma saya hanya ingin mencapai apa yang mungkin diraih (halah). Mulai dari kecil dulu tapi perlahan dan pasti. Yang jelas, tahun ini pengen banget keuangan lebih teratur khususnya cash flow RT yang masih berantakan (akibat belanja online and jajan :P)


Jumat, 22 Januari 2016

Mimpi 2016

Sebagai ibu bekerja, saya tidak punya keinginan apa-apa kecuali masih bisa menyeimbangkan dan membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Saat ini Elmira berusia 14 Bulan dimana empat tahun kedepan adalah usia Golden Age nya. Saya ingin sekali selalu bisa bermain dan menstimulasinya. Apalah artinya gaji besar namun anak saya tidak bisa mendapatkan pendidikan pertamanya dari Ibunya. Itulah apa yang saya rasakan saat ini. Di awal tahun saya sibuk mencari lowongan pekerjaan sebagai dosen, tidak ada harapan lain selain keinginan saya untuk berpindah profesi dari pegawai kantoran dan menjadi dosen. Selain itu saya juga masih berharap bisa melanjutkan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi ya itu mengambil program Ph.D, pengennya sih dua atau tiga tahun lagi. Yah semoga saja jalannya dimudahkan. Amin

Selasa, 17 November 2015

Elmira First Birthday

Hari rabu minggu lalu, tepatnya tanggal 11 November 2015, Elmira berulang tahun yang pertama.

 As her mom I felt so happy yet a little bit dramatic since She is no longer a baby anymore. She's becoming a toddler now. She can angry, she can have a tantrum sometimes, etc. But thank God, she has grown healthy and she's such a cheerful baby, though she's sometimes acts as a picky eater >.<. During her first year we had traveled for three times. She's a kind a moody-less baby, so it's very nice traveling with her.

Elmira, last year I still remember how happy I am when I knew that I am pregnant, during my pregnancy you're such a nice baby, I didnt feel nausea at all, and we also traveled abroad (Singapore and Hongkong)..I hope you enjoyed that too :D. Your mom goes to office as usual by using train aka commuter line, at that time your mum run, jumped, being squeezed inside the train..but your mom can survive :D

Elmira, Bunda and Ayah wish for your health, good manner, intelligence, and joyfulness


Jumat, 28 Agustus 2015

Elmira First Photo Shoot

Pertengahan Agustus lalu, saya harus mengikuti pelatihan selama seminggu di Bandung. Kebetulan saya sendiri wanita dan dua rekan lainnya adalah pria, sehingga saya mendapatkan kamar sendiri. Dan tanpa pikir panjang lagi saya memutuskan membawa baby El dan si mbak ikut ke Bandung, berhubung cukup lama pelatihannya maka kasihan jikalau si baby ditinggal. Kebetulan di Bandung saya mengetahui dari salah seorang teman di grup BC TUM Nov 2014, ada foto studio yang murah dan bagus, dan saya pun memutuskan ingin mencoba untuk pertama kalinya membawa Elmira ke foto studio tersebut.

Foto studio yang terletak di jl. Tanjung tidak terlalu besar. Di dalamnya ada 3 Studio yang terdiri dari 2 studio dalam ruangan dan 1 studio luar ruangan. Cukup lengkap sih propertinya menurut saya. Awalnya babyEl takut untuk duduk di studio dan difoto, agak lama sih membuat dia merasa bersahabat dengan suasana baru. Akhirnya setelah sekitar 30 menitan (cukup lama ya), babyEl mau juga untuk difoto. Untuk beberapa jepretan pertama babyEl tidak mau tersenyum ataupun ketawa, dan akhirnya saya dan si Mbak berinisiatif untuk memainkan bola didekan fotografernya..yeay dan BabyEl pun akhirnya sukses tertawa :)).

Berikut beberapa foto baby El...




Gimana? Lumayan kan hasilnya..so far sih saya cukup puas dengan hasil cetakanya dengan harga yang sangat terjangkau.

Selasa, 04 Agustus 2015

Lebaran 2015

Alhamdulillah, lebaran tahun ini sy bertiga. Ada sy, suami dan anak. Dan senangnya tahun ini sy dan keluarga pulang kampung ke Makassar. Well, tahun sebelumnya berhubung saya masih hamil dan mempersiapkan kelahiran, tertundalah pulkam ke makassar. Kali ini juga elmira pertama kali terbang dengan pesawat usia 8 bulan. Persiapan peralatan bayi termasuk  peralatan makan menjadi bagian penting buat dibawa ke sana. Nenek dan kakeknya pun heboh beli buah-buahan buat Elmira, takut pas lebaran toko buah pada tutup hehehe.
Saya membeli tiket pesawat PP malem. Sengaja karena lebih enak buat bayi. Elmira bisa tidur nyenyak di pesawat, yang pasti saat take off dan landing, Elmira saya nenenin biar telinganya tidak pengang. Kalau orang dewasa menghadapi perubahan tekanan udara dengan menelan ludah, maka bayi harus mengunyah sesuatu ( bisa nenen, minum susu pakai dot, atau menggunakan empeng).
Selama di Makassar, kami full menghabiskan waktu berjalan-jalan dan kuliner. Berhubung hanya empat hari di Makassar, maka kita benar-benar memanfaatkan waktu dari pagi sampai petang. Untungnya Elmira gak pernah rewel, bayi ini senang aja dibawa emak bapaknya jalan-jalan (ya iyalah emaknya hobi jalan :p). Btw kali ini saya ke Makassar tidak membawa Stroller lo, hanya bermodalkan Ergo KW, kami sukses jalan-jalan, dan tentunya Elmira nyaman digendong kemana-mana :).
Hari pertama di makassar (lebaran ke 2), kita silaturahmi ke rumah keluarga, malemnya nongkrong bareng teman-teman les bimbingan waktu SMA. Hari kedua, jalan-jalan ke Bantimurung dan Leang-leang. Hari ketiga kami menyempatkan diri ke benteng rotterdam, bertemu dengan seorang pelukis tanah liat dan berhasil membeli lukisannya. Sorenya kami habiskan dengan melihat sunset di cafe popsa. Disini kita bisa menikmati pemandangan laut di cafe murah meriah hehehe.

So far demikian pengalaman pertama saya dengan keluarga kecil saya. Selanjutnya saya akan membawa Elmira ke wisata alam lainnya yang masih banyak di seluruh Indonesia. Idealisme saya sih dari kecil, Elmira sudah saya ajak jalan-jalan keliling nusantara.

Minggu, 05 Juli 2015

Mudik...

Finally gw booked tiket ke Makassar buat lebaran,,hufft sedikit mepet dan kena tiket mahal pas pulang. Berhubung gw akan bawa bayi, maka gw menghindari yang namanya pesawat singa udara..xixixi better naik maskapain nasional yang sudah mumpuni. Kira-kira persiapan apa saja yah yang perlu dibawa untuk terbang bersama bayi..